KaWat KeLuAr DaRi DaLam PeRut

Puluhan Kawat Keluar dari Perut Bu Noor

Tribun Kaltim / Muhammad Khaidir

Puluhan kawat menjuntai di perut Bu Noor

Senin, 7 Juli 2008 | 05:13 WIB

NOORSYAIDAH terus menahan sakit dari penyakit aneh yang dideritanya. Di perut dan dada perempuan berusia 40 tahun ini bermunculan puluhan batang kawat sepanjang sekitar 20 cm.

KuAsa TuHan“Mungkin Tuhan ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa dengan kekuasaan-Nya apapun bisa saja terjadi dan sayalah orang yang dipilih untuk memperlihatkan kekuasaan-Nya itu. Maka itu saya harus menjalaninya dengan tabah,” kata Noor dengan pasrah.

Saat ditemui di kediaman saudara perempuannya di Jalan Merdeka III, Samarinda Ilir, Noor terpaksa harus berjalan membungkuk agar kawat-kawat di perutnya itu tidak mengenai baju kaos berwarna merah yang dikenakannya.

Bahkan, Noor pun hanya bisa duduk di pinggir kursi dan tetap membungkuk karena sedikit saja dia bergerak, kawat di tubuhnya itu akan menyentuh kain bajunya dan nyeri akan dirasakannya.

“Ini karena ada Mas (wartawan Tribun Kaltim) saja saya pakai baju, biasanya saya tidak pakai baju karena terus terang saja kawat-kawat ini kalau menyentuh barang apa saja rasanya sangat sakit sekali,” ujarnya sembari menyingkapkan bajunya dan memperlihatkan kawat-kawat yang tumbuh di bagian perutnya itu.

Guru aktif TK Al-Quran di Sangatta, Kutai Timur, ini menceritakan, penyakit yang dideritanya itu dialami sejak tahun 1991. Tanpa sebab musabab kawat-kawat itu tiba-tiba saja bermunculan di perutnya dan bagian dadanya. Padahal, saat itu dia sedang menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Sospol Universitas Mulawarman Samarinda.

“Tapi, kalau dulu hanya sekitar seminggu kawat-kawat itu berjatuhan sendiri dan hilang. Nanti sekitar sebulan kemudian bermunculan lagi. Nah, sekarang ini sudah sekitar enam bulan lebih, kawat-kawat di perut saya ini tidak ada yang jatuh atau hilang. Jadi, sungguh menderita sekali,” katanya.

Segala upaya pengobatan, mulai dari medis, alternatif, hingga mendatangi orang pintar sudah dilakukannya. Namun, penyakit tersebut tetap tak sembuh. Operasi mungkin sudah puluhan kali dialaminya, tetap saja kawat-kawat itu setelah dicabut dengan cara medis tak mau hilang dari dirinya.

“Semua orang bilang bahwa penyakit saya ini terkena santet atau semacamnya, tapi berani jujur bahwa saya ini tak pernah punya musuh atau menyakiti orang lain. Makanya, dokter atau orang pintar yang mengobati penyakit saya ini juga bingung untuk menyembuhkannya,” ujarnya.

Saat ini, untuk menghilangkan perasaan sakit atau stres akibat penyakit yang dialaminya itu tak kunjung sembuh, Noor mengaku lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan sosial, misalnya mengajar. “Tapi, kalau malam sudah datang, ya terpaksa harus terpikir, kenapa saya mengalami nasib seperti ini. Mudah-mudahan saja suatu saat ada hikmahnya buat saya, amin,” katanya penuh harap. (muh khaidir/bersambung)

Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network (Kompas.com)

~ oleh LiNa MaRrY di/pada 7 Juli 2008.

2 Tanggapan to “KaWat KeLuAr DaRi DaLam PeRut”

  1. Benar apa yang dikatakan Noor, semua pasti ada hikmahnya. Yang pasti, semua penyakit ada obatnya. Memang butuh kesabaran dan keikhlasan dalam menjalaninya.

    Kebetulan saya juga membicarakan penyakit Noor tersebut dengan seorang paranormal. Uraian selengkapnya lihat di:

    http://gus7.wordpress.com/2008/07/12/noer-syaidah-disantet-7-paranormal-jahat/

    Silahkan mampir. Terima kasih.

  2. Untuk bu Noor, sy sgt berempati thd kondisi yg dialami bu Noor saat ini. Tuhan tdk pernah merancangkan kecelakaan atau sakit-penyakit bagi umatNya.
    Kondisi yg bu Noor hadapi saat ini sgt bisa diobati. Sy sgt yakin ibu bisa disembuhkan.
    Ada dokter di atas segala dokter, namaNya Yesus Kristus.
    Dia bisa menyembuhkan penyakit yg ibu derita asal ibu percaya!
    Tidak ada manusia yg bisa menyembuhakan penyakit ibu, kecuali Yesus Kristus. Panggil namaNya, Ia akan menjawab.
    Dengan hati percaya dan mulut mengaku bhw Yesus adalah Tuhan dan Jurus Selamat, maka ibu akan diselamatkan.
    Sy harap ibu bisa membaca pesan sy ini. Sy berdoa, spy Tuhan Yesus menjamah bu Noor. Dia sgt mengasihi Anda.

    Michael

Tinggalkan Balasan